Akselerasi ICARE 2026: Ekonomi Petani Naik, Pemanfaatan Teknologi Menguat
Kolaka Timur - Tim Monitoring dan Evaluasi bersama Site Manager dan Fasilitator menyelenggarakan Monev Triwulan III Program ICARE 2026 pada Kamis (1/10) untuk meninjau efektivitas pendampingan serta pemanfaatan hibah Matching Grant (MG) dan Competitive Grant (CG). Kehadiran program ICARE terbukti memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat melalui peningkatkan populasi ternak dari 823 menjadi 1.121 ekor, perluasan jangkauan petani kakao hingga 715 orang, serta pemberdayaan 217 peternak di lahan seluas 626,65 hektar. Melalui bantuan hibah MG dan CG, masyarakat desa kini menikmati kemudahan akses sarana produksi, ketersediaan alat pendukung modern, pengolahan pakan berbasis limbah kakao, hingga penguatan unit bisnis koperasi desa seperti Koperasi LEKMA Mokupa, Tinete, dan LEM Sejahtera yang berdampak langsung pada peningkatkan pendapatan warga.
Selain memacu produktivitas harian petani dan peternak, forum monev menekankan pentingnya keberlanjutan manfaat melalui pemutakhiran data baseline, percepatan penyusunan SOP pengolahan produk, serta efisiensi teknologi integrasi kakao-ternak. Penguatan keterlibatan kelompok muda dan Koperasi Milenial juga digenjot agar transfer teknologi—seperti sambung samping, fermentasi pakan, dan sanitasi kebun dapat dikuasai secara mandiri oleh masyarakat lokal. Melalui sinergi terarah antara fasilitator, koperasi, dan mitra teknis, kebermanfaatan Program ICARE diharapkan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi pilar kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.