BRMP Sultra Bersama Distanak dan TNI Kawal Swasembada Pangan di Sultra
Kendari – Sebuah langkah besar menuju ketahanan pangan Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra bersama TNI (Korem/Kodim) resmi menandatangani Kesepakatan Kerja Sama untuk Kegiatan Cetak Sawah Rakyat Tahun Anggaran 2025. Penandatanganan yang berlangsung di Aula Distanak pada Kamis (4/12) ini, ditegaskan oleh Kepala Distanak, adalah wujud sinergi strategis yang dikawal langsung oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sultra. Kolaborasi ini menargetkan pencetakan sawah baru seluas 6.745 hektare, menjadikan program ini prioritas utama untuk memperkuat lumbung pangan di daerah.
Pemerintah pusat melalui Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian memberikan arahan tegas, mendesak percepatan realisasi mengingat capaian saat ini masih rendah. Seluruh pihak yang terlibat, termasuk BRMP Sultra sebagai lembaga pengawal modernisasi, diminta untuk meningkatkan koordinasi. Penekanan diberikan pada pentingnya pelaksanaan kegiatan yang harus selesai tepat waktu, yaitu 31 Desember 2025. Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Ditjen LIP meminta pengawalan dan pendampingan intensif dari jajaran Dandim bersama dinas kabupaten agar setiap tahapan swakelola teknis terlaksana sesuai aturan.
Kesepakatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara Distanak Sultra dan TNI, untuk menegaskan kesiapan seluruh elemen dalam menyukseskan target swasembada pangan. Melalui dukungan penuh dari TNI, pemerintah kabupaten, dan pengawasan teknis dari BRMP Sultra, diharapkan program cetak sawah 6.745 hektare ini tidak hanya tercapai sesuai jadwal, tetapi juga menghasilkan peningkatan produktivitas pertanian yang signifikan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.