BRMP Sultra dan ATR/BPN Bersinergi Mengawal Lahan, Menguatkan Pangan
Kendari, Sulawesi Tenggara — BRMP Sulawesi Tenggara melaksanakan rapat koordinasi bersama Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sulawesi Tenggara dalam rangka membahas Lahan Baku Sawah (LBS) di Sulawesi Tenggara serta mendukung penguatan program ketahanan pangan daerah.
Pertemuan ini diterima oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Bapak Budi Hartanto, S.SiT., M.H., QRMP pada Senin (7/9). Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam penyediaan dan pemutakhiran data lahan pertanian yang menjadi salah satu dasar perencanaan pembangunan pertanian di Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan data rujukan Kementerian Pertanian, Sulawesi Tenggara memiliki potensi Lahan Baku Sawah sekitar 82.000 hektare. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan produksi pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian.
Sejalan dengan potensi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan alokasi program cetak sawah baru dari Kementerian Pertanian pada 2026 seluas 24.700 hektare. Alokasi ini mengalami peningkatan signifikan dari rencana awal seluas 14.700 hektare.
Dengan adanya koordinasi dengan ATR/BPN menjadi penting untuk memastikan kesesuaian, validitas, dan sinkronisasi data pertanahan serta lahan pertanian, sehingga pengembangan sawah dan program cetak sawah baru dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.