BRMP Sultra Sambut 138 Siswa SD Islam Insan Unggul dalam Program "ESAI" Menanam Cabai Rawit
Kendari, (15/10/2025) – Dalam upaya menanamkan pemahaman tentang pertanian modern sejak dini, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah bagi 138 siswa-siswi SD Islam Insan Unggul Kendari. Kunjungan yang didampingi 10 guru ini merupakan bagian dari program sekolah bertajuk "Study Outing/ESAI (English, Science, Math In Action)", dilaksanakan pada Selasa, 15 Oktober 2025. Rombongan disambut hangat oleh Muhammad Adlan Larisu, SP, SH, M.Si, Koordinator Humas BRMP Sultra, dan tim. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan siswa pada teknologi dan praktik pertanian yang inovatif dan berbasis ilmu pengetahuan.
Siswa-siswi dibagi menjadi dua kelompok untuk pengalaman belajar yang optimal. Kelompok pertama mengunjungi area Agromodern 2 (KBI), di mana mereka melakukan pengamatan tanaman dengan fokus pada teknik budidaya modern yang dikembangkan BRMP Sultra. Siswa diajarkan bagaimana sains dan teknologi diterapkan untuk meningkatkan hasil panen. Sementara itu, kelompok kedua berpraktik di Agromodern 1, secara langsung melaksanakan penanaman cabai rawit. Aktivitas ini tidak hanya menjadi praktik nyata "Science and Math In Action," tetapi juga mengajarkan siswa tentang siklus hidup tanaman, pentingnya bibit unggul, dan perawatan yang tepat. Setelah berinteraksi langsung dengan alam dan teknologi pertanian, para siswa menikmati waktu istirahat dan menyatakan rasa senang serta antusiasme mereka terhadap ilmu baru yang didapatkan.
Peran BRMP Sultra sebagai fasilitator kegiatan ini menegaskan komitmen mereka dalam diseminasi inovasi pertanian kepada semua lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. BRMP Sultra tidak hanya berfungsi sebagai lembaga perakitan dan modernisasi pertanian, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang vital untuk mencetak generasi muda yang melek teknologi dan peduli terhadap sektor pertanian. Dengan membuka diri bagi program kunjungan seperti ini, BRMP Sultra berharap dapat menumbuhkan minat dan regenerasi petani yang cerdas di Sulawesi Tenggara, memastikan bahwa sektor pangan di masa depan