Monev Cetak Sawah di Distanak: BRMP Sultra Tekankan Modernisasi Pertanian
Kendari, 16 Oktober 2025 – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tenggara menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang diselenggarakan di Aula Distanak Prov Sultra. Monev ini merupakan forum koordinasi penting yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas dari enam kabupaten pelaksana CSR, penyedia Survey, Investigasi, dan Desain (SID) dari Universitas Halu Oleo (UHO), pelaksana konstruksi CSR yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Dirjen LIP), serta perwakilan dari BRMP Sultra sendiri. Kehadiran BRMP Sultra bertujuan untuk mengawal integrasi teknologi pertanian modern dalam program perluasan lahan padi ini.
Dalam forum Monev tersebut, BRMP Sultra secara aktif memberikan pandangan dan penekanan khusus pada pentingnya Modernisasi Pertanian dalam mendukung keberlanjutan program CSR. BRMP Sultra menegaskan bahwa Cetak Sawah Rakyat harus menjadi gerbang masuk bagi adopsi teknologi unggul, mulai dari penggunaan benih varietas tinggi, penerapan mekanisasi pertanian yang efisien (Alsintan), hingga implementasi pola tanam yang ramah lingkungan. Penekanan ini krusial untuk memastikan bahwa investasi pada pembukaan lahan baru dapat menghasilkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas hasil panen secara berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.
Keikutsertaan BRMP Sultra dalam Monev ini juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi lintas sektoral. BRMP Sultra memanfaatkan momentum ini untuk mengidentifikasi kendala teknis dan kebutuhan adopsi teknologi dari pelaksana konstruksi maupun dinas kabupaten. Melalui kolaborasi erat dengan Distanak, Dirjen LIP, UHO, dan dinas terkait, BRMP Sultra siap memberikan dukungan perakitan dan penyebarluasan teknologi agar program CSR 2025 benar-benar efektif dan sukses dalam mewujudkan kemandirian pangan.