Dari Konawe, Gertam 50 Ribu Hektar Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Konawe - Dalam upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional, Gerakan Tanam (Gertam) Serempak resmi digelar di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Kumapo, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Jumat (31/7/2026). Kegiatan strategis yang turut didukung oleh BRMP Sultra ini menyasar potensi pertanaman hingga 50.000 hektar untuk membuka peluang kesejahteraan para petani lokal. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dr. Ida Widi Arsanti, S.P., M.P., menegaskan bahwa momentum penanaman bulan Juli ini harus dioptimalkan. Meski BMKG telah memprediksi ancaman El Nino, hadirnya curah hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah lain dalam beberapa hari terakhir menjadi angin segar yang dimanfaatkan secara maksimal untuk percepatan olah tanah dan tanam.
Guna mengatasi berbagai tantangan di Konawe seperti kendala irigasi, keterbatasan benih unggul, pupuk, mekanisasi, hingga SDM, Kementerian Pertanian menyiapkan sejumlah strategi mitigasi dampaknya. Optimalisasi pompanisasi, koordinasi penarikan air pasang bersama BBWS, hingga penerjun Brigade Pangan dikerahkan agar indeks pertanaman mampu melonjak ke IP 300 dengan produktivitas tinggi. Langkah intensifikasi lahan CSR secara terukur ini diproyeksikan mencakup hingga 100.000 hektar pada tahun 2026. Target besarnya, pada tahun 2027 mendatang, penerapan teknologi pertanian modern dapat diterapkan secara penuh demi mendongkrak produksi padi hingga mencapai target fantastis 10 ton per hektar.